5 Stasiun Kereta Api yang Ada di Malang dan Sejarahnya

Daftar Kunjungan Wisata

  • Durasi Lama Wisata

    Harga Paket

    Peserta Harga/Orang
    5 Orang Rp.
    6 Orang Rp.
    7 Orang Rp.
    Peserta Harga/Orang
    8 Orang Rp.
    9 Orang Rp.
    10 Orang Rp.
    Harga diatas adalah Per setiap orang.
    Harga tidak berlaku pada moment Hi-season
    Harga dengan jumlah berbeda, Hubungi kami.

    Fasilitas Paket

    Sudah Termasuk
  • Mobil transport wisata

  • Tiket masuk wisata

  • Snack & Water drink

  • Tidak Termasuk
  • Tiket pesawat/kereta

  • Pengeluaran pribadi

  • Asuransi perjalanan

  • Biaya diluar itinerary

  • Itenary Wisata

  • Deskripsi Paket

    Di kota malang dengan fasilitas yang lengkap ini sudah tak perlu lagi di ragukan perihal transportasinya, bagi anda pecinta transportasi menggunakan jalur kereta api yang ingin ke malang tak usah cemas karena di malang juga terdapat jalur kereta api dengan peberhentian atau stasiun yang banyak pula, sekaligus di artikel ini kami juga ingin menceritakan tentang sejarah yang terkandung dialam masing – masing stasiun yang ada, ini dia beberapa stasiun kereta api yang ada di malang antara lainnya :

    Daftar stasiun yang ada di malang dan sejarahnya

    1. Stasiun Kota Baru Malang

    Stasiun kota baru memang lebih baru jika di bandingkan dengan stasiun Malang kota lama yang lebih dahulu berdiri, dibangun pada tahun 1940 memiliki sejarah yang unik dan cukup menarik, bangunan stasiun yang letaknya di jalan trunojoyo, kecamatan klojen, kota malang.

    Pada tahun 1879, masih banyak warga kota Malang yang menggunakan stasiun kota lama yang berada di selatan kota sebagai tempat untuk bepergian ke luar kota, tempatnya di jl kolonel sugiono, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kabupaten malang.

    Di era Kolonial Belanda membuat pemerintah setempat berinisiatif membangun stasiun kereta api yang baru pada tahun 1940 di karenakan kota malang akan menjadi kota terbesar no 2 di jawa timur, tujuannya agar bisa menampung penumpang lebih banyak lagi.

    • Stasion Kota Lama

    Sesuai dengan namanya, stasiun ini menjadi stasiun kereta api yang paling tua di malang, stasiun Malang Kota lama yang terletak di Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Stasiun ini dibangun pada tahun 1879, penambahan nama Kota lama ini awalnya sekedar untuk membedakan dengan Stasiun Malang (Kota baru) yang baru dibangun pada 1941. Bangunan yang lebih kuno dari stasiun kota baru itu juga melatar belakangi penamaan Kotalama pada stasiun tersebut.

    Stasiun ini jaraknya dekat dengan Pasar Besar Kota Malang dan memiliki 6 jalur kereta, jalur 1 biasa digunakan untuk sepur yang melintas lurus yang kebanyakan tidak transit di stasiun tersebut. Selanjutnya pada jalur 4 memiliki sebuah percabangan rel yang mengarah ke Depo Pertamina, juga dari stasiun ini dahulu ada jalur menuju dampit, Kabupaten Malang, yang saat ini sudah tak dijalankan. Berada di seberang Rumah Sakit Panti Nirmala stasiun ini memiliki bentuk yang sederhana, namun memiliki gaya yang unik, ada dua bangunan utama di stasiun ini yakni bangunan loket penjualan tiket dan ruang – ruang kantor, lalu ada pintu masuk dan peron di tengah-tengahnya

    Bagi para traveler yang datang ke Malang selatan yang dipenuh oleh berbagai pilihan objek wisata, bisa dipastikan bakal turun di Stasiun Kotalama ini, tidak ada salahnya untuk rehat sebentar sambil berselfie di depan pintu masuk stasiun. Untuk akses angkutan umum dari dan ke stasiun ini cukup beragam pilihannya. Ada angkutan kota (angkot) berlabel AG, LDG, AJG, dan AMG yang melintas di Jalan Kolonel Sugiono yang ada di depan stasiun.

    • Stasiun Lawang

    Sama seperti stasiun lainnya, stasiun lawang ini juga masuk ke dalam bangunan peninggalan jaman belanda, stasiun ini terletak di jln. Thamrin, Mulyoarjo, Lawang. Stasiun ini memiliki tiga jalur, jalur satu digunakan sebagai sepur lurus, dan jalur dua dan tiga untuk persilangan.

    Stasiun ini merupakan stasiun tertinggi di daerah operasi VIII Surabaya karena berada di ketinggian 491 meter, dan merupakan stasiun satu lokasinya berada di depan kantor kecamatan lawang yang berada di sisi jalan utama Malang – Surabaya.

    Dibangun pada tahun 1887, membuat stasiun ini menjadi sebuah bangunan yang tertua di lokasi ini. Hingga sekarang, bangunan ini memiliki atau masih bercorak khas belanda, diperkirakan pembangunannya di perkirakan dengan pembangunan jalur kereta api bangil, Lawang – Malang yang di kerjakan oleh perusahaan kereta api yang milik pemerintah di hindia belanda. Kontur tinggi di Lawang membuat pembangunan jalur menuju lawang dari bangil memang menanjak karena memiliki medan alam perbukitan dan begunungan, sebuah  pekerjaan tersendiri yang kala itu banyak di kerahkan dari pasuruan

    Meskipun Stasiun ini berada di wilayah kecamatan. Stasion ini ternyata merupakan stasiun yang besar, dengan luas bangunan 818 m yang berada di atas lahan seluas 1.232 m.

    • Stasiun Singosari

    Stasion singosari adalah stasiun yang terletak di singosari, Malang yang posisinya di antara stasiun lawang .

    Bangunannya adalah peninggalan belanda yang lokasinya terletak tidak jauh dari jalan provinsi malang Surabaya di sebelah timur, lokasi stasiun ini juga mepet dengan jalan raya sehingga kalau kita kesana maka akan terlihat  parkir yang begitu mepet. Stasiun ini punya empat rel, atau jalur dua adalah jalur lurus sementara jalur satu dan tiga adalah persilangan, jalur keempat adalah jalur bantu.

    • Stasiun Blimbing

    Stasiun blimbing adalah salah satu stasiun kereta api yang terletak di Kota Malang, tempatnya berada di blimbing, malang. Stasiun yang terletak pada tempat atau daerah operasi VIII Surabaya dan menjadi stasiun kereta api yang lokasinya paling utara di kota malang, pada masah penjajahan belanda, stasiun ini adalah pusat malang. Memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai jalur lurus.

    Jika anda berangkat dari tumpang, jaraknya adalah 200 meter dari jalan utama, dari stasiun ini kea rah timur, terdapat bekas rel yang akan berakhir di tumpang. Tempat ini juga memiliki jalur menuju bandara abdul rachman saleh. Stasiun ini duluh juga mempunyai jalur ke stasiun singosari dan stasiun malang

    Stasiun ini hanya merupakan stasiun kecil tempat berhentinya kereta api lokal yang melayani koridor malang Surabaya.

    Stasiun merupakan fasilitas umum yang harus ada di setiap pemerintahan, karena perannya yang sangat penting bagi masyarakat, dan perlu kita ketahui bahwa berdrinya stasiun yang ada di malang saat ini tentu tidak terlepas dari perjalanan sebuah proses sejarah yang panjang dan penuh keistimewaan sendiri tentunya.

    Itulah 5 stasiun kereta api yang ada di malang, jadi untuk anda peserta paket wisata malang yang memilih menggunakan jalur kereta api tak perlu khawatir tinggal pilih ingin turun di stasiun mana dan kami siap untuk menjemput peserta